Jumat, 19 Februari 2010 17:45 WIB News Share :

Selama dua hari, Kota Semarang diguncang perampokan

Semarang (Espos)–Selama dua hari, Kamis-Jumat (18-19/2) Kota Semarang digoyang aksi perampokan. Perampok berhasil menyikat uang tunai puluhan juta dan barang berharga lainnya dari para korban.

Tidak hanya itu, dalam melakukan aksinya perampok yang lebih dari satu orang juga bertindak sadis dengan melukai korban menggunakan senjata tajam (Sajam).

Kasus perampokan terakhir menimpa Ngatini, 37, warga Dusun Babatan Kelurahan Gondangsari, Kecamatan Pakis, Magelang, Jumat (19/2).

Korban menderita luka bacok di bagian lengan kanan dan kepalanya, sehingga harus menjalani perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUP dr Kariadi, Semarang.

Keterangan yang dihimpun Espos dari berbagai sumber menyebutkan, kejadian itu bermula saat Ngatini hendak menengok cucunya di Karangsari Gunungpati, Kota Semarang.

Ketika korban turun dari angkutan di depan Pasar Sampangan, sekitar pukul 04.00 WIB, secara tiba-tiba dipepet dua orang lelaki berboncengan sepeda motor.

Tanpa banyak tanya, dua lelaki yang ternyata perampok langsung mengancam menggunakan Sajam parang, serta meminta tas yang dibawa perempuan paruh baya tersebut.

Ngatini berupaya mempertahankan tas berisi uang tunai Rp 2 juta, perhiasan emas seberat 8 gram, Ponsel Nokia tipe 1208, dan surat-surat berharga, dibabat parang penjahat.

Perempuan naas itu pun tersungkur di jalan dengan menderita luka pada bagian tangan dan kepala. Setelah berhasil merampas tas Ngatini, kawanan perampok kabur.

Warga sekitar dan tukang ojek yang mengetahui kejadian itu, segera membawa korban ke UGD RSUP dr Kariadi guna mendapat perawatan.

“Tak tahu kejadiannya, hanya saya melihat seorang perempuan terkapar di jalan berlumuran darah, langsung dibawa ke UGD RSUP dr Kariadi,” ujar salah seorang saksi.

Sementara Ngatini dalam keterangannya kepada petugas Polwiltabes Semarang mengungkapkan berangkat dari Magelang pukul 02.00 WIB.

“Saat turun dari angkutan didatangi dua orang lelaki membawa parang meminta tas, karena takut tas saya berikan. Saya hanya minta agar Ponsel tak diambil, tapi malah diparang,” paparnya.

Sebelumnya pada Kamis (18/2), kawanan perampok bersenjata tajam menggasak uang tunai senilai Rp 79 juta yang dibawa Dwi Ari Handayani karyawati perusahaan pengolahan kayu PT Global Timber, Jl Plamongsari No 88 Semarang.

Warga Perumahan Bangetayu Asri Blok D No 2 RT 10 Kelurahan Bangetayu, Genuk, Semarang dirampok di depan kantor PT Globar Timber Jalan Plamongsari No 88 Semarang, seusai mengambil uang di Bank BCA cabang Majapahit Semarang.

Dwi Ari Handayani yang sempat mempertahankan uang mengalami luka tangan sebelah kanan karena terkena sabetan senjata tajam jenis gobang yang digunakan perampok.

Dua kasus perampokan ini masih dalam penyelidikan petugas Polwiltabes Semarang.

oto

Iklan Baris
  • ALPHARD G 18 Spkr’2010

    ALPHARD G 18 Spkr’2010.CBU.Htm.100% Spt Br(485jt).081226190000…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • JAZZ RS’2015

    ALL new JAZZ RS’2015.AB.Putih.Km 20rb.100% SptBaru.085106089000…

  • AVANZA’2016

    DIJUAL TOYOTA Avanza Thn’2016 Warna Silver,OTR.Hub:08122651715…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Ron Kates
Hem Parang Daun
Hem Sumping Hujan
Hem Citra Budaya

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version