Jumat, 19 Februari 2010 12:10 WIB News Share :

Cuaca buruk diperkirakan landa tanah air 19-22 Februari

Jakarta– Sejumlah daerah bakal dilanda cuara buruk, menyusul dikeluarkannya peringatan dini oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika  (BMKG).

BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap keadaan cuaca buruk di berbagai daerah di Tanah Air yang diperkirakan akan terjadi pada periode tanggal 19 – 22 Februari.

Berdasarkan data dari BMKG di Jakarta, Jumat (19/2), sejumlah wilayah berpotensi diterpa hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Berbagai wilayah yang diperkirakan akan terkena cuaca demikian antara lain Pesisir Barat Sumatra, Sumatra bagian Selatan, serta Kalimantan bagian Timur dan Selatan. Selain itu, wilayah lainnya adalah sebagian besar pulau Jawa termasuk kawasan Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), Sulawesi bagian Tengah, Selatan, dan Tenggara, serta Maluku Tengah, Nusa Tenggara Bagian utara, Papua bagian Barat dan Selatan.

Kondisi cuaca buruk itu disebabkan terdapatnya daerah tekanan rendah di Samudera Hindia di sebelah barat daya Pulau Sumatra. Selain itu, pertemuan angin yang memanjang dari Laut Banda, Laut Arafuru hingga Papua bagian Selatan, serta kondisi suhu muka laut yang masih hangat mendukung suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

Faktor lainnya adalah pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung bagi pertumbuhan awan hujan seperti awan jenis “Cumulonimbus”.

Awan-awan tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.

Pada pekan ini, sejumlah daerah yang terkena bencana banjir antara lain terdapat di Provinsi Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

ant/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…