Kamis, 18 Februari 2010 11:53 WIB Hukum Share :

Polisi tangkap Pasutri pengedar sabu

Bandung— Polres Bandung berhasil menangkap pasangan suami istri, Ak dan Tk, pengedar Narkoba jenis sabu-sabu. Kedua warga Kabupaten Bandung ini merupakan sindikat pengedar sabu-sabu.

Polisi juga masih memburu dua orang tersangka lainnya yang diduga bandar atau pemasok barang haram kepada kedua tersangka ini.

Kapolres Bandung, AKBP Imran Yunus di Mapolres Bandung, Kamis (18/2), menjelaskan, kedua tersangka merupakan sindikat pengedar sabu-sabu di wilayah hukum Kabupaten Bandung.

“Polisi sudah lama mengincar pasangan suami isteri ini,” ujar Kapolres Bandung.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan 42 paket kecil sabu-sabu seberat 31,36 gram.

“Modus yang digunakan tersangka ialah melalui telepon, setelah transaksi terjadi tersangka akan mengirimkan pesanan sabu kepada konsumennya,” ungkapnya.

Satu paket kecil berisi sabu-sabu seberat satu gram biasa dijual dengan harga Rp 500.000 hingga Rp 700.000.

Kedua tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Bandung bakal dijerat pasal 32 Undang-undang No32 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman penjara selama 12 tahun atau denda hingga Rp 800 juta.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. SARANA SURAKARTA VENTURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Kementerian Riset Teknologi dan…