Rabu, 17 Februari 2010 18:49 WIB Hukum Share :

SKoBB ancam lapor ke KPK


Solo (Espos)-
-Solidaritas Korban Banjir Bantaran (SKoBB) menilai putusan dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo yang menolak gugatan class action warga tidak memenuhi rasa keadilan bagi warga bantaran.

Koordinator SKoBB Agus Sumaryawan mengatakan, sebanyak 507 kepala keluarga (KK) yang saat ini belum menerima bantuan banjir tetap menolak relokasi.

“Ini sebenarnya ujian bagi PN Solo, tapi ternyata belum bisa memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat,” ungkap Agus kepada wartawan di PN Solo seusai sidang.

Dia menegaskan, dengan ditolaknya gugatan itu pihaknya tetap akan berjuang melakukan banding. Tidak hanya itu saja, kata dia, pihaknya juga akan melaporkan kasus itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menegaskan, bangunan di bantaran yang dihuni warga bukan merupakan bangunan liar. Sebab, lanjut dia, tanah yang ada merupakan hak milik yang dilengkapi dengan dokumen.

dni

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…