Rabu, 17 Februari 2010 13:05 WIB Solo Share :

Pegawai Pemkot Solo wajib gunakan Bahasa Jawa

Solo (Espos)– Seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diwajibkan menggunakan bahasa Jawa setiap Hari Jumat.

Penggunaan Bahasa Jawa baik “krama inggil”, “krama madya”, maupun “krama alusitu” akan dimulai Jumat (19/2). Demikian disampaikan Walikota Solo, Joko Widodo, pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-265 Kota Solo, Rabu (17/2).

Jokowi mengatakan penggunaan bahasa Jawa telah diterbitkan melalui surat edaran (SE) yang dibagikan ke seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot setempat.

“Bahasa Jawa untuk komunikasi antarpersonal dan forum resmi seperti rapat koordinasi. Kalau untuk naskah dinas, bahasa tulisnya tetap menggunakan Bahasa Indonesia,” katanya.

Tidak hanya pegawai di lingkup Pemkot yang diharuskan menggunakan bahasa Jawa, namun seluruh sekolah baik negeri maupun swasta juga wajib menggunakan Bahasa Jawa sepekan sekali.

tsa

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…