Rabu, 17 Februari 2010 15:16 WIB News Share :

Jumlah Pengadilan di Indonesia bisa diperkecil


Jakarta–
Jumlah Pengadilan di Indonesia dirasa cukup banyak. Ada wacana agar jumlah pengadilan bisa diperkecil dibandingkan saat ini.

“Mungkin perlu ada yang ditata supaya tidak terlalu banyak,” ujar anggota Watimpres Jimly Asshiddiqie.

Jimly mengatakan itu usai bertemu dengan Ketua MA Harifin Tumpa membahas
soal reformasi kebijakan hukum di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Rabu (17/2/2010).

Jumlah pengadilan di Indonesia, menurut Jimly, saat ini sudah mencapai 9 macam. Mulai dari Pengadilan Tipikor, Niaga, Perikanan, Hubungan Industrial, HAM, Anak hingga Pajak.

Wacana  ini perlu dibicarakan kepada MA. Pasalnya, meski tidak bisa untuk
membuat aturan pembuatan pengadilan, MA merupakan lembaga hukum tertinggi.

Jimly mengkhawatirkan jika DPR dalam setiap membuat UU nantinya justru akan
memperkenalkan sebuah pengadilan yang baru.

“Ide-ide ini agak liar jika tidak dikendalikan,” tambahnya.

Soal jumlah pengadilan yang sudah ada, menurut Jimly, harus ada pemikiran
agar pengadilan tersebut bisa berjalan efektif.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Kementerian Riset Teknologi dan…