Rabu, 17 Februari 2010 13:30 WIB News Share :

Hanura
Ada konspirasi aliran dana ke PT AJP

Jakarta–Fraksi Partai Hanura masih menyinggung perusahaan penyumbang timses Capres yang menerima aliran dana Century dalam kesimpulan akhirnya. Hanura juga mencium adanya konspirasi dalam aliran dana Century ke perusahaan tersebut.

“Fraksi Hanura, menemukan kosnpirasi bermodus meminjam rekening orang lain, konspirasi menggunakan deposito orang lain, pemecahan deposito,” kata anggota Pansus Century dari Fraksi Partai Hanura Akbar Faisal.

Hal ini disampaikan Akbar saat menyampaikan pandangan fraksinya dalam rapat Pansus Angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/2).

Akbar kemudian menyampaikan temuannya terkait PT AJP. Perusahaan ini disebut Akbar menerima aliran dan Century dalam jumlah raksasa.

“PT AJP begitu mudah mengambil dana besar. Februari 2009 mencairkan dana sebesar Rp 4,02 miliar,  Juni 2009 mencairkan dana sebesar Rp 10,09  miliar, Juni 2009 mencairkan sebesar Rp 5 miliar dengan total Rp 19,1 miliar yang diterima Bank Century cabang Fatmawati melalui BCA Mangga Dua,” papar Akbar.

Akbar mempertegas bahwa perusahaan tersebut berdasar data KPU menyumbang salah satu capres. “Fraksi hanura menemukan dana century ke AJP disumbangkan ke salah satu capres. Pada tanggal 25 Juni 2009 sebesar Rp 600 juta dan Rp 850 juta,” jelas Akbar.

Selain itu, Akbar menjelaskan keinginan fraksinya agar manajemen Bank Mutiara dirombak total.  “Juga dibentuk tim independen untuk mengembalikan uang nasabah,” tutupnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…