Rabu, 17 Februari 2010 07:52 WIB Ekonomi Share :

3 perusahaan sekuritas masih disuspen

Solo (Espos)–Ekspansi perusahaan sekuritas ke daerah-daerah dinilai masih banyak menemui kendala lantaran minimnya kepemilikan lisensi dari sumber daya manusia (SDM).

Seperti diketahui, pengembangan cabang perusahaan sekuritas ke daerah-daerah masih berpusat di kota-kota besar, seperti Surabaya dan Bandung, dan belum banyak berkembang ke luar Jawa.

Sementara Kota Solo, menurut Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEI, Wan Wei Yiong, dinilai cukup potensial bagi perusahaan sekuritas untuk berekspansi. Di Solo sendiri, ada sekitar 12 perusahaan sekuritas.

Sebut saja, Trimegah Sekuritas, Bakti Sekuritas, Mina Padi Sekuritas, Sinar Mas, BNI Sekuritas, E-Trading dan lain-lain. Sementara, Selasa (16/2) kemarin, satu perusahaan sekuritas asal Singapura yakni PT Phillip Securities Indonesia juga membuka kantor cabangnya yang ke-19 di Kota Solo.

“Dari 117 perusahaan sekuritas yang masih aktif, banyak yang ingin mengembangkan pasar ke daerah. Tetapi, biasanya mereka menemui kendala SDM yang belum berlisensi. Kalaupun sudah mengantongi izin, tetapi SDMnya belum berlisensi, maka tidak bisa,” tutur Wan.

President Director Phillip Securities, Daniel Tedja, saat ditemui wartawan di sela-sela peresmian kemarin menilai, dengan kemudahan untuk menjadi investor di pasar modal saat ini, membuat Phillip berupaya mendekatkan saham ke semua lapisan masyarakat di daerah, termasuk ke Solo.

Terkait lisensi sumber daya manusia, Branch Manager Trimegah Sekuritas Solo, Edwin Jayandaru menyampaikan, semua SDM di perusahaan sekuritasnya wajib memiliki lisensi serta izin sebagai broker saham dari Departemen Keuangan.

Ditambahkan Wan, terkait perkembangan bursa saham saat ini, dinyatakan bahwa saat ini ada tiga perusahaan sekuritas yang masih disuspensi, dari 117 perusahaan yang ada. Yakni, Sarijaya Permana Sekuritas, Signature Capital Indonesia dan Optima Sekuritas.

“Ketiganya disuspen karena tidak mengikuti aturan main yang ada. Sarijaya sendiri sudah kami suspen sejak awal 2009, dan saat ini kasusnya tengah diselesaikan di pengadilan. Begitu pula Signature Capital Indonesia. Sementara, Optima Sekuritas disuspensi Oktober 2009.”

Dengan berbagai kemungkinan pelanggaran yang dilakukan perusahaan sekuritas, maka BEI meminta kepada masyarakat di mana sebelum berinvestasi agar mengenali terlebih dahulu brokernya. Karena, layanan dan kemampuan masing-masing broker pasti berbeda.

haw

lowongan pekerjaan
PT Saka Jaya Enggal Cipta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Kementerian Riset Teknologi dan…