Selasa, 16 Februari 2010 10:20 WIB News Share :

DPP PKB rekomendasikan Ratih Sang-Anam maju Pilkada Ngawi

Ngawi–Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngawi, Khoirul Anam, akhirnya mendapat rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa sebagai calon wakil bupati Ngawi mendampingi calon bupati dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ratih Sanggarwati.

Kepastian Khoirul Anam yang akrab disapa Gus Anam maju sebagai calon wakil bupati ini ditandai dengan turunnya surat rekomendasi Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa.

“Surat dari DPP PKB Nomor 5006/DPP-03/V/A.1/II/2010 tentang penetapan Ratih Sanggarwati dan saya sebagai pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Ngawi 2010-2015 sudah kami terima,” ujar Gus Anam, Selasa (16/2).

Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Samsudin M Pay.

Saat ini, Gus Anam juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi periode 2009-2014. Sedangkan Ratih Sanggarwati yang populer disebut Ratih Sang menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Persatuan Pembangunan periode 2009-2014 dari Daerah Pemilihan VII meliputi Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan.

Hingga kini, baru pasangan Maryudhi Wahyono-Suratno yang menyerahkan berkas pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi meski belum lengkap. Pasangan ini diusung aliansi 12 parpol non parlemen.

Pasangan Ratih Sang-Gus Anam rencananya akan mendaftarkan diri Kamis (18/2) mendatang. Sedangkan pasangan lainnya yang akan mencalonkan diri antara lain Budi Sulistyono-Oni Harsono, Rosidi-Siti Amsiah, dan calon bupati Tri Suyono.

Budi-oni diusung Partai Demokrasi (PDI) Perjuangan dan Partai Golkar. Budi adalah incumbent dan masih menjabat Wakil Bupati Ngawi periode 2005-2010. Sedangkan Oni adalah putera dari Bupati Ngawi periode 2005-2010 Harsono.

Rosidi-Siti adalah pasangan independen dan Tri Suyono –yang akrab dipanggil Mas Tris- diusung Partai Hanura dan beberapa partai kecil. Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera hingga kini belum menentukan calon.

Anggota KPU Ngawi, Syamsul Wathoni, mengatakan sejak pendaftaran pencalonan dibuka pada 12 Februari, hingga kemarin baru Aliansi Partai Politik (APP) dari 12 parpol non parlemen yang menyerahkan sebagian berkas pencalonan Maryudhi -Suratno. “Mungkin yang lainnya masih melengkapi berkas-berkas persyaratan pencalonan,” ujarnya.

Sedikitnya ada 31 persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya surat rekomendasi dari partai politik pengusung dan bukti dukungan suara jika berasal dari perseorangan.

tempointeraktif/fid

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…