Senin, 15 Februari 2010 17:37 WIB Klaten Share :

Gali septictank, buruh bangunan temukan puluhan amunisi


Klaten (Espos)–
Dua buruh bangunan menemukan puluhan amunisi saat menggali tanah untuk septictank dan kamar mandi di Dusun Tegalen, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Minggu (14/2) pagi. Peluru tajam yang diduga masih aktif tersebut diduga peninggalan zaman perang kemerdekaan.

Keterangan yang dihimpun Espos, Senin (15/2), menyebutkan, awalnya Usno, 45 dan Tulus, 30, warga Sidowayah sedang menggali tanah di rumah Hapsono. Pada saat keduanya sedang bekerja, cangkul yang digunakan tiba-tiba terantuk benda keras. Merasa penasaran, kedua buruh bangunan itu menggali tanah lebih dalam.

Setelah terbentuk lubang berkedalaman setengah meter, lebar satu meter dan panjang dua meter baru ketahuan bahwa di dalam tanah yang mereka gali tertanam peluru. Dari hasil penggalian, terkumpul sebanyak 31 butir peluru yang kondisinya sudah karatan.

Amunisi tersebut berjenis SA panjang meliputi kaliber MF 1944, II A, dan amunisi FN caliber 9 milimeter. Seluruh barang bukti peluru yang diduga masih aktif tersebut kemudian diamankan ke Mapolres Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kasat Intelkam AKP Budiyanto mengatakan amunisi diduga peninggalan pada zaman perang kemerdekaan.

rei

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…