Tengah melintas, warga Klaten tewas tertimpa pohon

Boyolali (Espos)–Warga Dukuh Tegalgondo, Desa Tegalgondo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Sudiro, 57, mengalami nasib mengenaskan, Sabtu (13/2).

Purnawirawan TNI AD itu tertimpa pohon sengon yang roboh ke tengah jalan di simpang empat jalan Dukuh Manjung, Desa Manjung Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Korban tewas dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Espos, menyebutkan, kejadian tragis itu terjadi sekitar Sabtu lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

Waktu itu, korban yang mengendarai motor Honda Supra Fit, AD 6373 FL, melewati jalan Sanggung-Pengging.

Ketika melintas di simpang empat jalan Dukuh Manjung, Desa Manjung tiba-tiba sebuah pohon sengon yang kondisinya sudah rapuh tumbang ke tengah jalan.

Kapolres Boyolali AKBP Agus Suryo Nugroho melalui Kapolsek Sawit AKP Sukamto mengemukakan pohon yang tumbang itu memang sudah kering dan rapuh.

“Pohonnya memang sudah mati dan tanpa daun. Kemungkinan akarnya tidak kuat lagi menahan batang poho. Sebelum kejadian, hujan deras turun semalaman. Hingga akhirnya pohon roboh pada Sabtu pagi dan menimpa korban yang sedang lewat,” kata Sukamto saat dihubungi Espos via Ponsel, Minggu (14/2).

Menurut Sukamto, karena jarak yang sudah terlalu dekat, korban tak bisa menghindar lagi. Dijelaskan dia, pohon setinggi sekitar 8 meter dengan diameter kurang lebih 30 cm itu roboh menimpa korban.

Penduduk setempat yang mengetahui peristiwa itu segera memberikan pertolongan kepada korban yang jatuh bersama dengan motornya.

Jajaran Polsek bersama jajaran Muspika Sawit pun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Masyarakat sekitar dan petugas, segera menyingkirkan pohon sengon itu dari tengah jalan.

Sebenarnya, korban segera di bawa ke rumah sakit Dr Oen Sawit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, korban yang mengalami luka parah tidak dapat tertolong lagi jiwanya dan menghembuskan nafas terakhir ketika dalam perjalanan.

Akibat tertimpa pohon, korban mengalami luka pergelangan tangan kanan patah, dagu dan dahi robek, pinggul memar.

Jenasah korban langsung diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan. Sebab, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana. Korban meninggal murni kecelakaan tertimpa pohon.

nad

Editor: | dalam: Boyolali |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »