Minggu, 14 Februari 2010 16:38 WIB Wonogiri Share :

Berkas semua Bacabup/Bacawabup masih kurang

Wonogiri (Espos)–Tim lima yang bekerja untuk melakukan verifikasi berkas bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Wonogiri lewat konvensi DPC PDIP mulai digelar, Sabtu (13/2).

Tim menemukan berkas para bakal calon masih belum lengkap. Tim yang diketuai Bimo Putranto itu memberikan tambahan waktu bagi para bakal calon untuk melengkapi berkasnya hingga Selasa (16/2) pagi.

Jika ada yang tidak memenuhi, maka merupakan tanggungjawab pribadi calon dan tim akan mengirimkan berkas tersebut ke DPD PDIP Jateng dan DPP PDIP untuk dilakukan verifikasi ulang sebelum rekomendasi diberikan.

Lima anggota tim itu adalah dua utusan DPD PDIP Jateng, yaitu Bimo Putranto dan Agus Wardoyo, sedangkan tiga anggota berasal dari DPC PDIP Wonogiri, yakni Sriyono, Endang Pujiastuti dan Erna.

Demikian dikemukakan salah satu anggota tim lima, Sriyono kepada Espos, Sabtu (13/2). Sriyono yang kini duduk di kursi DPRD Wonogiri ini menjelaskan verifikasi dilakukan di Solo.
“Tim melakukan verifikasi berkas, personal bakal calon dan bukan paket pasangan Bacabup-Bacawabup. Untuk itu, tiga berkas Bacabup, H Sumaryoto, Brigjen Giyarto dan H Kirno Sulieh dilakukan verifikasi awal. Setelah setelah disusul verifikasi berkas Bacawabup, yakni H Suprapto, M Zaenudin dan Edy Purwanto,” jelasnya.

Lebih lanjut Sriyono mengatakan hasil verifikasi masih ada beberapa peryaratan yang belum dipenuhi baik Bacabup ataupun Bacawabup.
“Kekurangan, langsung diinformasikan ke masing-masing bakal calon untuk segera melengkapi. Batas waktunya hingga Selasa pagi, jika tidak melengkapi maka risiko bakal calon.”

Sriyono tidak menjelaskan secara rinci kekurangan masing-masing bakal calon. Namun dia menyatakan, kekurangan itu di antaranya soal form wawasan nasional bagi bakal calon di luar partai, fotokopi KTP ataupun penyesuaian ejaan nama.

“Tim belum melakukan penjenjangan, siapa yang lebih unggul dari tiga bakal calon itu. Tim hanya akan menyuguhkan data dari berkas. Yang menentukan penjenjang adalah kader PDIP lewat Rakercabsus.”

tus

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…