Sabtu, 13 Februari 2010 21:46 WIB Sport Share :

Suryo Agung berpeluang tampil di Asian Games 2010


Semarang–
Mantan pelari cepat, Muhammad Yudi Purnomo, merasa yakin Suryo Agung Wibowo memiliki peluang besar saat tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China November 2010.

“Dengan catatan waktu yang dibuat Suryo Agung pada SEA Games 2009 Laos, yaitu 10,17 detik, yang bersangkutan bisa bersaing di level atau tingkat Asia,” katanya di sela-sela Musorprov PASI Jawa Tengah di Semarang, Sabtu.

Apalagi, kata pelari tercepat di Asia 1984, usia Suryo masih muda yaitu sekitar 27 tahun, “Saya yakin dia mampu bersaing di level Asia dan tinggal melakukan latihan dengan serius selama ini,” katanya.

Peraih medali emas dua kali berturut-turut SEA Games (2007 dan 2009), Suryo Agung Wibowo kemungkinan hanya turun pada satu nomor yaitu lari 100 meter karena nomor ini merupakan spesialisnya.

Suryo Agung menyebutkan, pesaing terberat bakal datang dari pelari Jepang, tuan rumah China, dan pemegang rekor Asia saat ini dari Qatar.

Ketika ditanya soal pelatnas cabang olah raga atletik, Purnomo yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi PB PASI, mengatakan, kalau untuk cabang atletik pelatnas sudah lama, artinya tidak ada event juga tetap melaksanakan pelatnas.

“Yang saya tahu atlet yang masuk pelatnas adalah Trianingsih berlatih di Salatiga kemudian Dedeh Herawati dan Suryo Agung latihan di Jakarta. Mungkin dalam perkembangannya akan ditambah lagi jumlah atletnya,” katanya.

Menyinggung soal regenerasi pelari jarak pendek, dia mengatakan, memang terjadi kekosongan setelah nama Mardi Lestari. “Kira-kira 1989-2005, kita tidak memiliki pelari cepat,” katanya.

Tetapi, mantan pelari asal Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jateng, tersebut, sejak kepengurusan PB PASI 2005 muncul nama Suryo Agung. “Jadi dia ini produk pengurus 2005,” katanya.

Tetapi, kata dia, dirinya merasa senang karena sekarang ini sedang marak perlombaan lari “sprint contest” untuk tingkat SD hingga SMA. Mudah-mudahan dari sini muncul bibit-bibit pelari cepat,” katanya.

ant/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…