Sabtu, 13 Februari 2010 17:35 WIB News Share :

Polisi teliti darah kering di Markas Bendera


Jakarta-
-Aparat kepolisian dari Polres Jakarta Pusat mendatangi Markas Bendera. Tim dari Identifikasi mengambil sejumlah sampel darah yang tercecer di markas yang terletak di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat.

“Hanya ambil sampel darah saja,” ujar salah satu anggota tim di lokasi, Sabtu (13/2).

Tim yang beranggotakan tiga orang tersebut menyusuri setiap ruang di markas Bendera. Ketiganya mengambil sampel dengan cara mencungkil darah kering dengan cutter dan kapas yang tercecer di tembok dan lantai.

Hingga saat ini belum dapat diidentifikasi kelompok penyerang berasal darimana dan dengan tujuan apa. Kerusakan secara rinci belum bisa diuraikan selain kaca-kaca yang pecah berhamburan.

Jumlah korban yang masuk rumah sakit ada tiga orang. 4 Lembar bendera BENDERA dan 1 lembar bendera PDI Perjuangan dirobek. 1 Spanduk di dinding posko bertuliskan “Tangkap SBY, Boediono, Sri Mulyani sebagai perampok Bank Century, Jangan tangkap kawan kami Ferdi dan Mustar” dilepas paksa hingga robek.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…