vivanews.com
Sabtu, 13 Februari 2010 08:37 WIB Ah Tenane Share :

Kolam susu

Jon Koplo bersama isterinya, Lady Cempluk, dan anaknya, Gendhuk Nicole, sore itu sedang ngiras di sebuah warung susu segar di Jl Adisucipto, Solo. Kebetulan Koplo mengambil tempat duduk pas di depan gundukan bungkusan nasi yang hanya di-oprok-kan begitu saja di atas meja tanpa wadah atau alas sedikit pun.
Sambil menunggu susu pesanannya dingin, warga Banjarsari ini segera melahap nasi dan aneka makanan di depannya. Karena susunya masih panas, Koplo menuangkannya terlebih dahulu ke lepek yang biasa dipakai sebagai alas gelas susu. Maksudnya biar bisa disruput anget-anget.
Tapi sial, waktu Koplo menuang susu, tangannya nggregeli dan tumpahlah susu dalam gelas itu, mbleber-mbleber di meja dan menggenangi gundukan nasi yang ada di depannya. Alhasil, bungkusan nasi-nasi di meja itu pada ngecepoh, basah kuyup oleh tumpahan susu Koplo.
”Wadhuh, piye iki… piye iki…?” Koplo cuma piya-piye, kamitenggengen, tak bisa berbuat-apa-apa saking bingungnya. Ia embayangkan kalau harus mengganti puluhan nasi yang terendam di kolam susu ciptaannya itu, duitnya mana cukup.
Sementara sang penjual susu dengan sigap ngukuti nasi-nasi yang terendam susu itu, Koplo hanya bisa malu, pekewuh, dan berkali-kali meminta maaf atas kecerobohannya.
Beruntung, sang penjual susu tidak mau diganti kerugiannya dan masih tetap bersikap ramah pada Koplo dan keluarganya, padahal belasan nasi dagangannya tak bisa diselamatkan.
”Apes tenan, Cah…! Ngimpi apa aku sewengi. Wis ora sida ngombe susu malah ngrugekake uwong,” keluh Koplo pada isterinya yang dari tadi juga ikut mbesengut menahan malu.
Saking malunya, Koplo dan keluarga pun segera mengakhiri acara ngiras-nya dan segera berlalu dari warung itu.
Sejak saat itulah warung susu segar itu menempatkan nasi-nasinya dalam wadah, takut tragedi kolam susu itu terulang lagi. Kiriman Wenny Aqwaresa Sari, Jl Tarumanegara III No 25, Kampung Dukuhan RT 04/RW V1, Banyuanyar, Solo 57137

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…