Sabtu, 13 Februari 2010 12:59 WIB Ekonomi Share :

AJB Bumiputera targetkan premi Rp 5,65 Triliun di 2010

Jakarta– Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menargetkan perolehan premi sebesar Rp 5,65 triliun di tahun 2010. Target perolehan premi itu naik setara 20 persen jika dibandingkan realisasi tahun 2009 sebesar Rp 4,5 triliun.

Menurut Direktur Utama AJB Bumiputera 1912 Dirman Pardosi, realisasi pencapaian premi tahun 2009 itu hanya mencapai 89% dari target yang ditetapkan di awal tahun 2009. Pendapatan premi ini, diperoleh dari premi tahun pertama sebesar Rp 2 triliun dan premi lanjutan sebesar Rp 2,5 triliun.

“Memang tidak sebesar pertumbuhan perusahaan yang baru beroperasi dan berskala kecil,” ujarnya, Sabtu (13/2).

Ia mengatakan, pembayaran kewajiban Bumiputera ke pemegang polis berupa klaim tahun 2009 mencapai Rp 3,2 triliun. Pembayaran kewajiban ini mengalami kenaikan 15,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.  Sementara pembayaran klaim meninggal meningkat 10,3 persen dari tahun 2008 menjadi Rp 390 miliar. Klaim habis kontrak meningkat 13,7% dari tahun 2008 yang berjumlah Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,39 triliun.

Sedangkan klaim lain-lain, yang terdiri dari pembayaran dana kelangsungan belajar (DKP), tahapan pendidikan, Reversionary Bonus (RB), pembatalan, kesehatan, dan lainnya mencapai Rp 1,42 triliun. Jumlah ini naik 19 persen dari tahun 2008 yang berjumlah Rp 1,15 triliun.

“Total dana investasi tahun 2009 sebesar Rp 8,58 triliun, yang terdiri dari deposito, surat berharga, penyertaan, pinjaman polis dan properti,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, Bumiputera menganggarkan pembayaran kewajiban klaim sebesar Rp 3,08 triliun atau turun sekitar 5 persen dari realisasi 2009.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…