Rabu, 10 Februari 2010 17:09 WIB News Share :

Rumah ekspatriat AS disatroni maling

Salatiga (Espos)–Tempat tinggal ekspatriat asal AS, Nathan Tag, 34, di Jalan Arjuna No 45, Dukuh Sidomukti, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti Salatiga dibobol maling. Belum diketahui kapan peristiwa itu terjadi, namun baru dilaporkan Rabu (10/2) ke Polres Salatiga.

Pencuri tersebut membawa kabur setidaknya tiga buah tabung elpiji 12 kg, enam unit kipas angin, DVD player dan satu unit televisi. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di AS.

Kejadian itu dilaporkan oleh teman korban yakni Aril Lazoard warga Jalan Gelatik No 12, Klaseman, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, dan S Richard, warga AS yang tinggal bersama Aril.

Dalam keterangnnya  kepada polisi, Richard menyebutkan bahwa kasus tersebut terungkap setelah salah satu warga setempat bernama Sutarno, 45, menemukan tabung gas di pekarangan yang berjarak sekitar 1 km dari tempat kejadian perkara.

Dari situ muncul kecurigaan bahwa rumah Nathan dibobol maling. Setelah diperiksa ternyata rumah warga Negeri PAman Sam itu sudah disatroni maling.

“Maling masuk dengan cara menjebol atap, lalu mencuri tabung elpiji,” terang Richard yang berkepala plontos di Mapolres.

kha

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…