Rabu, 10 Februari 2010 12:16 WIB News Share :

Aliran dana Century ke SBY-Boediono

Jakarta--Penerima aliran dana Bank Century, PT AJP, ikut menyumbang pasangan capres SBY-Boediono pada Pilpres 2009 lalu. Data temuan ini berdasarkan kecocokan data KPU dan PPATK.

“Pada data Century, PT AJP terdaftar dan pada laporan KPU sebagai penyumbang pasangan capres SBY-Boediono,” kata anggota Pansus Hak Angket Century Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Rabu (10/2).

Bambang menjelaskan, berdasarkan laporan PPATK, PT AJP menarik dana dua kali pada Juni 2009, yakni senilai Rp 4 miliar dan Rp 6 miliar. Kemudian ditemukan data di KPU, pada bulan yang sama, PT AJP menyumbang dana untuk kampanye.

“Menerima dana 2 kali, Rp 400 juta dan Rp 850 juta. Pada Juni juga,” terang Bambang.

Namun, buru-buru Bambang menegaskan, bila sumbangan ini belum tentu berkaitan dengan keluarnya dana bailout. “Kita belum melihat adanya korelasi. Yang perlu dicatat apakah PT AJP ini berhak menerima dana itu,” tutupnya.

PPP, Selasa (9/2) kemarin, juga menyatakan adanya aliran dana Century masuk ke kantong perusahaan yang menyumbang ke salah satu tim sukses capres. PPP meminta KPK menyelidiki aliran dana ini.

“Ada indikasi PT berinisial AJP yang menjadi penyumbang salah satu pasangan capres menerima aliran dana pada periode keempat Penyertaan Modal Sementara. PT AJP ini memberikan sumbangan sebanyak dua kali Rp 600 juta dan 850 juta kepada salah satu capres. Perusahaan ini juga menerima aliran dana Century dalam aliran besar selama dua periode,” kata anggota Pansus Century dari FPPP Romahurmuzy.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…