Senin, 8 Februari 2010 11:10 WIB News Share :

Seniman Jateng bangun patung Gus Dur

Magelang–Rasa hormat untuk mengenang jasa mendiang Gus Dur terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan pembuatan patung serta lukisan Gus Dur yang dibuat oleh beberapa seniman asal Jawa Tengah.

Salah satunya adalah Ismanto atau yang dikenal dengan seniman 5 gunung asal Magelang. Ia membuat patung badan Gus Dur yang sedang dikerubungi oleh beberapa binatang.

Ada juga Cipto Purnomo (komunitas seniman Borobudur Indonesia) yang membuat patung Gus Dur berbentuk persis menyerupai Budha.

Judul patung Ismanto bertemakan ‘Gunung Gus Dur’, Cipto bertemakan ‘Sinar Hati Gus Dur’. Patung karya Syamsuddin bertajuk ‘Presiden di sarang penyamun’ dan karya Jono diberi nama ‘Gladiator Gus Dur’.

Selain empat patung tersebut, seniman Mamikato juga ikut menyumbangkan karyanya dalam bentuk lukisan yang diberi judul ‘Gus Dur dan Gembilaloka’. Keempat patung itu dibuat di Studio Mendut, Magelang sejak Jumat (5/2) silam.

“Keempat patung dan satu lukisan itu menjelaskan karakter Gus Dur sebagai tokoh yang multietnis, multikultur dan universal,” kata Sutanto, pemilik studio Mendut tersebut, Minggu (7/2/2010).

Sementara itu, Abdurrahman Yusuf Chodori mengatakan, berbagai cara telah dilakukan masyarakat untuk tetap menghidupkan nilai-nilai yang diajarkan Gus Dur. Antara lain pluralisme, humanisme dan kebangsaan.

“Melalui para seniman, mencoba menuangkan ide kreatif tersebut melalui seni rupa dan patung,” kata Yusuf.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…