Senin, 8 Februari 2010 22:15 WIB Wonogiri Share :

Jelang akhir masa jabatan, Begug lakukan mutasi besar-besaran


Wonogiri (Espos)–
Hanya sembilan bulan menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi melakukan mutasi besaran-besaran.

Sebanyak 161 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri dimutasi dan dilantik di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (8/2).

Data yang diperoleh Espos, tercatat ada 123 pejabat struktural mulai dari eselon II sebanyak enam orang, eselon III sebanyak 25 orang, eselon IV sebanyak 87 orang, dan eselon V sebanyak lima orang, juga 36 guru yang mendapat tambahan tugas sebagai kepala sekolah, seorang direktur PD Guru Husada dan seorang pegawai pencatat perkawinan bagi umat Katolik, yang dimutasi dan dilantik kemarin. Enam pejabat eselon II adalah Sri Jarwadi yang semula menjabat sebagai staf ahli Bupati Wonogiri Bidang Pembangunan dilantik sebagai Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan (Dushutbun), Dwi Dono Soetjipto yang semula Kepala Badan Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan (KBKSPP) menjadi Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Politik, Guruh Santosa yang semula Kepala Dishutbun menjadi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH), Siti Muchalimah KP yang semula Kepala Dinas Sosial menjadi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan, Suharno yang semula Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan menjadi Kepala Dinas Sosial.

Terakhir dr Widodo, yang semula menjabat Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) menjadi Kepala Badan KBKSPP.
Sedangkan 36 guru yang mendapat tambahan tugas sebagai kepala sekolah hanya di jenjang TK, SMP dan SMA. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Reni Ratnasari, ditemui seusai pelantikan mengungkapkan, sebenarnya pihaknya berencana melantik kepala SD bersamaan dengan acara kemarin.

Menurut Reni, ada sekitar 160 kepala SD yang perlu dimutasi sekaligus untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah. “Tapi Dinas Pendidikan ternyata masih perlu melakukan verifikasi terhadap kepala SD yang akan dimutasi sehingga pelantikan mereka ditunda,” jelas Reni.

Reni mengungkapkan, mutasi kemarin adalah kali ketujuh yang dilakukan Pemkab Wonogiri sejak pembentukan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru awal 2009 lalu. Mutasi terakhir dilakukan Oktober 2006 lalu, di mana sebanyak 86 pejabat dan kepala SD dimutasi.

Bupati H Begug Poernomosidi, dalam sambutannya pada acara itu mengatakan, pelantikan kemarin dimaksudkan untuk mengisi jabatan kosong karena pejabatnya pensiun sekaligus untuk evaluasi kinerja dan penataan PNS dalam pelaksanaan pekerjaan. “Pelantikan ini hendaknya dimaknai sebagai upaya peningkatan pelayanan publik yang murah, tepat waktu dan tepat sasaran, dengan pola pikir, kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit,” kata Begug.

shs

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…