Senin, 8 Februari 2010 05:21 WIB Issue Share :

Hari ini, Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur digelar

Solo (Espos)–Lebih dari 300 orang dari kalangan seniman, budayawan, hingga tokoh agama akan menjadi pendukung Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur, Senin (8/2), di Taman Budaya Surakarta (TBS).

Orang-orang dari beragam latar belakang agama, suku, serta golongan bakal berkumpul dan mengusung nilai kebersamaan di perhelatan yang diperuntukkan sebagai penghormatan pada almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Sehari sebelum acara ini digelar, Minggu (7/2) sore, sejumlah seniman menggelar gladi bersih. Mereka terlihat sibuk menata konsep panggung yang akan dimulai pukul 19.30 WIB tersebut.
Dalang Wayang Suket Slamet Gundono dan dalang etnis Thiong Hoa asal Surabaya, Ki Tee Boen Liong terlihat asyik berdiskusi dan memadukan pikiran. Komposer gamelan, Dedek Wahyudi juga sibuk mengawal puluhan penyanyi dan musisi yang memainkan alat musik gamelan, perkusi, dan etnik.

Beberapa komunitas asal Solo, seperti Teater Tari Sahita, grup tari Independent Exspression, Toprak Ngampung Balekambang, Komunitas Wayang Suket, dan Temperente Percussion ikut berlatih dalam gladi bersih. Selain itu masih ada beberapa seniman seperti Wahyu Santoso Prabowo, S Pamardi, Nungki, Rusini, Ida Lala, Endah Laras, Dedek Witranto, I Wayan Sadra, dan sederet seniman lainnya.

Sedangkan dari luar kota ada komunitas Tarling Amparan Jati dari Cirebon, Aneuk Aceh, seniman-seniman dari Kutai.

Ratusan orang tersebut merasa tergerak untuk bisa ambil bagian ketika Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur ini siap digelar. Aksi kepedulian  sekaligus perenungan akan spirit pluralisme yang dijunjung oleh Gus Dur mendorong mereka untuk bisa tampil pada event ini.

“Acara ini akan dibuka paduan suara dari Gereja Mangkuyudan dan Santiswaran Nurul Huda,” papar salah satu panitia, Retno Sayekti Lawu.

hkt

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…