Senin, 8 Februari 2010 17:11 WIB News Share :

FPG simpulkan BI dan KSSK bermasalah dalam Century

Jakarta–Fraksi Partai Golkar DPR menemukan 59 pelanggaran BI dan KSSK dalam sejumlah kebijakan. Golkar menyimpulkan BI dan KSSK bermasalah dalam sejumlah kebijakan.

“Dari proses penyelidikan semula 54, kami menemukan 59 bentuk penyimpangan dilakukan BI dan KSSK,” kata juru bicara FPG Agun Gunanjar Sudarsa.

Hal ini disampaikan Agun saat menyampaikan pandangan FPG dalam rapat pansus angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2).

Agun menjabarkan sejumlah kesalahan BI dan KSSK dalam beberapa kebijakan yang diambil.

“15 penyimpangan di CIC sendiri, 4 penyimpangan merger CIC, 21 penyimpangan merger Piko, Danpac, dan CIC menjadi Bank Century, 8 penyimpangan FPJP, dan 11 penyimpangan bailout Century dan PMS,” papar Agun.

Terutama FPJP dan PMS, Golkar mensinyalir ada masalah pidana.  “FPJP dan PMS dalam
pelaksanaannya diduga melanggar hukum,” jelas Agun.

“FPG mendukung kasus pemilik Bank yang melibatkan otoritas moneter untuk diproses hukum,” papar Agun.

FPG juga menyarankan agar BI memperkuat pengawasan Bank.

“Agar tidak terulang diperlukan penguatan kualitas, protokol menagemen krisis dan reward and punishment,” tutupnya.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…