Rabu, 3 Februari 2010 11:37 WIB News Share :

Muhaimin didemo pendukung Gus Dur


Jakarta-
-Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sedang rapat di Hotel Sahid. Di depan lobi, orang-orang yang mengaku pendukung Gus Dur melakukan demo.

Berdasarkan pantauan sekitar 50 orang yang menamakan diri Garda Penyelamat Partai (GPP) berdemo persis di pelataran depan lobi Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).

Mereka membawa spanduk berukuran 5 x 1 meter berwarna merah dan bertuliskan ‘Kembalikan PKB ke Muktamar Semarang’. Mereka juga mengibarkan 10 bendera GPP.

Sebelum memulai aksi mereka membaca Al Fatihah, kemudian melantunkan doa Abu Nawas.

“Ilahi lastu lilfirdausi ahla, walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi,” lantun mereka.

“Hidup Gus Dur! Hidup Gus Dur! PKB tanpa kelompok Gus Dur akan hancur. Muhaimin dan kawan-kawan telah melupakan jasa besar Gus Dur karena tidak mengakui Gus Dur sebagai ketua Dewan Syuro hingga akhir hayatnya!” teriak orator aksi, Faisal.

Faisal berteriak untuk mengembalikan PKB sesuai Muktamar Semarang. PKB pimpinan Muhaimin juga diminta jangan memperjualbelikan PKB pada kekuasaan.

“Jangan lakukan rekonsiliasi sepihak. Tanpa kelompok Gus Dur terbukti PKB hancur,” teriak Faisal.

Mereka berdemo di samping mobil dinas menteri Muhaimin yang bernomor polisi RI 28. Sang empunya mobil sedang memberikan pengarahan pada ‘Rapat koordinasi anggota legislatif seluruh Indonesia DPP PKB’.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…