Rabu, 3 Februari 2010 19:11 WIB News Share :

Ditelantarkan orangtua, 3 Balita nyaris tewas

Tangerang– Tragis. Begitulah nasib tiga bocah di Tangerang. Mereka ditelantarkan oleh kedua orang tuanya beberapa hari di dalam rumah. Beruntung, mereka selamat berkat kepedulian para tetangga.

Tiga bocah malang itu adalah Rafel (3), Farel (2) dan Putri Aprilia (9 bulan). Ketiganya anak dari pasangan Leri (25) dan Diana (23) yang tinggal di sebuah kontrakan berbentuk rumah petak di Jalan Pulo Indah Asri, Cipondoh, Tangerang.

Gultom, sang pemilik rumah kontrakan mengatakan, ketiga bocah tersebut selamat berkat kecurigaan para tetangga. Mereka mendengar ketiganya menangis terus menerus. Sementara kedua orang tua bocah tersebut tidak terlihat dan pintu rumah tertutup rapat.

“Saat kita mau buka, ternyata pintunya terkunci. Kemudian kita dobrak bersama-sama,” ujar Gultom saat ditemui di rumahnya, Rabu (3/2).

Warga terperangah saat menyaksikan kondisi ketiga bocah tersebut. Ketiga tampak sangat lemah dan ketakutan. Tidak hanya itu, mereka juga terlihat sangat kotor dan bau karena beberapa hari tidak mandi.

“Soalnya mereka juga sudah buang air tanpa ada yang membersihkan,” tutur Gultom.

Atas temuan ini, kata Gultom, warga kemudian melapor ke Polsek Cipondoh. Bocah-bocah malang itu kemudian dibawa petugas.

“Dua orang, yakni Rafel dan Farel dibawa ke Pondok Pesantren Nurul Huda di Kecamatan Pinang. Sedangkan satunya yang masih bayi dirawat warga,” ujar Gultom.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…