Rabu, 3 Februari 2010 18:46 WIB Hukum Share :

Diduga menyimpang, Kejaksaan usut pembangunan Pasar Windujenar

Solo (Espos)--Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo melakukan pengusutan mengenai adanya dugaan penyimpangan di Pasar Windujenar Solo.

Namun, pihak kejaksaan masih belum mau membeberkan secara detail kasus di Pasar Windujenar itu. Kejari juga belum mengambil kesimpulan ada atau tidaknya penyimpangan karena saat ini masih dalam tahap pengumpulan data dan bahan keterangan (Puldat & Pulbaket).

Klarifikasi juga dilakukan terhadap seorang staf di pasar itu, Rabu (3/2). Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Ikeu Bachtiar SH melakukan pemeriksaan mulai pukul 10.00 WIB. Seorang staf yang terlihat mengenakan pakaian pegawai negeri sipil (PNS) itu ditanyai mengenai seputar permasalahan di pasar itu.

Sekitar pukul 12.45 WIB, staf itu meninggalkan kantor kejaksaan. Namun, mengetahui adanya wartawan yang telah berkumpul di pintu keluar, dia kemudian berlari kembali ke dalam ruangan.
Kasi Intel Widodo mengungkapkan, tahapan dalam kasus itu masih Puldat dan Pulbaket. “Memang mengenai itu (Pasar Windujenar). Masih Puldat, jadi masih tahap awal,” kata Widodo kepada wartawan.

Kasi Datun Ikeu Bachtiar SH mengatakan, awalnya ada laporan dari masyarakat mengenai kasus itu dan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan itu.

Dia mengatakan, materi klarifikasi masih pada tataran umum dan belum fokus pada masalah tertentu.

dni

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…