Selasa, 2 Februari 2010 16:20 WIB Hukum Share :

Sidang pembunuhan Mujato ricuh

Solo (Espos)–Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Mujato dengan terdakwa Heri Purnomo alias Tebok, warga Danukusuman, Serengan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (2/2) diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi di luar ruang sidang saat orangtua korban Darmoyo dan Dwi Handayani mencari penasihat hukumnya, Haryo Wibowo SH. Mereka marah dengan penasihat hukumnya karena menilai selama ini tidak pernah dikabari mengenai perkembangan kasus itu.

Bahkan, beberapa kali ibu korban, Dwi Handayani berteriak histeris selama persidangan hingga menyebabkan dirinya pingsan. Darmoyo dan Handayani mengejar Haryo di ruang pengacara. Mereka sempat memaki-maki dan hendak melakukan penyerangan terhadap Haryo.

Darmoyo mengatakan, dirinya geram terhadap pengacaranya karena selama ini tidak pernah dikabari mengenai jadwal persidangan. Namun, Haryo membantah hal itu.

Dia mengatakan, dirinya pernah memberikan SP2HP dari Poltabes Solo kepada pihak keluarga sehingga dirinya tidak tahu menahu alasan keluarga marah kepada dirinya. Dia mengatakan, dirinya datang untuk mempertanyakan barang bukti (BB) sepeda motor Honda Supra 125 dengan nomor polisi (Nopol) AD 2841 RA.

dni

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áDalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…