Nasional Demokrasi dideklarasikan

JAKARTA: Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Nasional Demokrat, Senin (1/2) resmi dideklarasikan. Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Surya Paloh menjadi inisiator Ormas yang diprediksi akan menjadi Parpol untuk bertarung dalam Pemilu 2014 mendatang.

Deklarasi diikuti 45 tokoh nasional di Istora Senayan, Jakarta. Deklarator tersebut antar alain Khofi fah Indar Parawansa, Siswono Yudhohusodo, Syamsul Muarif, Soleh Solahuddin, Syafi i Maarif, Didik J Rachibini, Anies Baswedan, Enggartyasto Lukita, Budiman Sudjatmiko, Franky Sahilatua, Djafar Assegaf, Ferry Mursyidan Baldan, Zulfan Meutya Hafi dz, dan Eep Saifulloh.

Anis Baswedan mewakili deklarator menyampaikan pernyataan Manifesto Nasional Demokrat. Kemudian Anies Baswedan bersama Syafi i Maarif, Siswono, Khofah Indarparawansa dan Budiman Sujatmoko menyerahkan mandat itu kepada Surya Paloh dan Sri Sultan untuk menyusun kepengurusan di tingkat pusat.

Dalam manifesto itu, Nasional Demokrat menyatakan menolak demokrasi yang sekadar merumitkan pemerintahan tanpa merumuskan kesejahteraan umum.

“Kami menolak, demokrasi yang sekadar merumitkan pemerintahan tanpa merumuskan kesejahteraan umum. Kami menolak demokrasi yang hanya sirkulasi kekuasaan tanpa orentasi kepada publik. Kami menolak demokrasi, tanpa sirkulasi pemimpin yang berkualitas, kami menolak demokrasi tanpa kebebasan dengan kesejahteraan”.

Nasional Demokrat mencita-citakan demokrasi berbasis demokrasi yang kuat untuk merebut keberhasilan dengan tangan dan keringat sendiri. Surya Paloh dalam orasinya mengatakan Ormas ini lahir dalam situasi kemajuan bangsa yang dinilai mandek pascareformasi. Demokrasi bukanlah tujuan, demokrasi adalah alat untuk mencapai tujuan.

Sedangkan Sultan mengatakan Ormas ini ini bisa membantu program pemerintah. “Ormas ini mungkin bisa membantu program pemerintah. Pendirinya itu bukan hanya Partai Golkar tapi dari partai lainnya. Tidak ada perbedaan di sini,” ujar Sultan.

Menurutnya, Nasional Demokrat merupakan gerakan perubahan dalam aplikasi tuntutan masyarakat untuk maju, sejahtera, dan untuk mendapatkan pelayanan. “Hal tersebut tidak bisa ditunda lagi,” tandasnya.

Sejumlah pihak menilai Ormas ini sebagai embrio Parpol yang akan ditarungkan dalam Pemilu 2014.

“Indikasi menjadikan Nasdem [Nasional Demokrat] sebagai partai politik ke depannya sangat kuat, Surya Paloh saat ini sedang testing the water saja,” kata pengamat politik dari Indo Barometer.

Menanggapi hal ini Paloh mengatakan belum berpikir ke arah tersebut meski kemungkinan itu tetap ada.

Deklarasi kemarin berlangsung cukup meriah dengan dihadiri ribuan simpatisan. Sejumlah tokoh politik papan atas juga hadir seperti Megawati, Taufi k Kiemas, Jusuf Kalla, Wiranto, dan Pramono Anung.

Oleh Amiruddin Zuhri
HARIAN JOGJA

Editor: | dalam: News |

Berita Terkait

Iklan Cespleng
Menarik Juga ยป