Senin, 1 Februari 2010 19:53 WIB Karanganyar Share :

18 Posisi Sekdes di Karanganyar kosong

Karanganyar (Espos)–Sebanyak 18 posisi sekretaris desa (Sekdes) di 11 kecamatan di Kabupaten Karanganyar diketahui masih kosong pada tahun 2010 ini. Jika tidak segera dilakukan pengisian, hal itu dikhawatirkan mengganggu pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa/Kelurahan Setda Kabupaten Karanganyar, Sunarno, dalam penjelasannya kepada Espos menyebutkan, saat ini baru ada dua dari 18 posisi Sekdes itu yang telah dalam proses pengisian. Sedangkan untuk 16 jabatan Sekdes lainnya, pihaknya masih menunggu penempatan pegawai oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

“Rata-rata kekosongan itu terjadi setelah pejabat lama pensiun atau meninggal dunia. Untuk pengisian kembali, Bagian Pemerintahan Desa/Kelurahan sudah meminta kepada BKD, kami menunggu saja. Tetapi mudah-mudahan bisa secepatnya untuk memaksimalkan pelayanan,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya di Kompleks Kantor Setda Kabupaten Karanganyar, Senin (1/2).

Sunarno menjelaskan, kecamatan-kecamatan dimana terdapat kekosongan posisi Sekdes di antaranya yaitu Colomadu, Jenawi, Ngargoyoso, Jenawi, Jumapolo, Jatipuro, Kerjo, Karangpandan, Tasikmadu, dan Gondangrejo.

Dua wilayah kecamatan lain yang juga mengalami hal serupa, namun saat ini sedang dalam proses pengisian adalah Sekdes Pulosari di Kebakkramat dan Jatisawit di Jatiyoso.

Pada bagian lain, Camat Jatiyoso, Sutrisno, membenarkan perihal adanya kekosongan posisi Sekdes di salah satu desa di wilayah kecamatannya.

Namun demikian guna mengantisipasi gangguan pelayanan masyarakat, ujar dia, pemerintah kecamatan telah menunjuk salah seorang Kepala Urusan (Kaur) di desa setempat untuk menjadi pelaksana tugas harian Sekdes.

try

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…