Minggu, 31 Januari 2010 22:44 WIB News Share :

Terendam banjir, 65 Ha padi dan 5 Ha jagung puso

Grobogan (Espos)–Akibat banjir selama bulan Januari yang merendam ratusan hektare tanaman pertanian di sejumlah kecamatan, menyebabkan 65 hektare tanaman padi dengan usia antara dua hingga tiga pekan dan lima hektare tanaman jagung puso.

“Tanaman padi yang puso akibat terendam banjir luasannya mencapai 75 hektare, selain padi di Kecamatan Tegowanu juga terdapat lima hektare tanaman jagung yang puso,” papar Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dinpertan TPH) Kabupaten Grobogan, Dr Ir H Soemarsono Msi kepada Espos, Sabtu (30/1).

Menurut Soemarsono, penyebab pusonya tanaman padi  tersebut karena tanaman itu terendam banjir lebih dari tiga hari. Pasalnya, kekuatan tanaman padi jika terendam air hanya kisaran tiga hari.

“Sementara banjir yang melanda sejumlah areal pertanian di Kecamatan Tegowanu sudah terendam banjir lebih dari tiga hari,” jelasnya.

Dari pendataan yang dilakukan Dinpertan TPH Kabupaten Grobogan, akibat banjir yang terjadi di bulan Januari,  398 hektare sawah di lima kecamatan yaitu, Tegowanu (143 hektare), Gubug (43 hektare), Godong (98 hektare), Grobogan (17 hektare), dan Brati (83 hektare) terendama banjir.

rif

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…