Minggu, 31 Januari 2010 20:11 WIB Issue Share :

Solo, gudangnya pelestari lagu Koes Plus

Solo (Espos)–Kota Solo menjadi pusat perhatian pecinta dan pelestari lagu-lagu Koes Plus, Minggu (31/1). 30 grup band dari berbagai daerah di Indonesia sedang “berbulan madu” menyanyikan rentetan lagu grup band idolanya di THR Sriwedari, Solo.

Pamor Koes Plus yang melejit pada era 1970-an ternyata belum tenggelam di Kota Bengawan. Tengok saja, di acara itu ratusan musisi menonton dan berkumpul bersama memeriahkan Parade Band Pelestari Lagu Koes Plus ke-8 sekaligus merayakan momentum 19 Januari yang disebutnya sebagai Hari Koes Plus Nasional.

Tanggal  19 Januari merupakan hari lahir pentolan personel Koes Plus, almarhum Tonny Koeswoyo yang selalu diperingati setiap tahun sekali di Kota Solo.

Kelompok musik pengisi Hari Koes Plus Nasional sangat variatif. Usia para personelanya ada yang masih berusia anak-anak hingga kawakan. Mereka terbentuk atas dasar dan latar belakang yang sama, yaitu  sesama penggila lagu Koes Plus ataupun Koes Bersaudara. Satu grup band itu ada yang dibentuk sesama teman satu kantor, satu keluarga, atau teman satu kampung.

hkt

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…