Minggu, 31 Januari 2010 19:43 WIB Pendidikan Share :

Pemprov beri tunjangan Rp 150.000/bl bagi guru WB

Semarang (Espos)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan memberikan tunjangan kesejahteraan kepada sebanyak 42.000 guru wiyata bakti sekolah negeri dan swasta.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Disdik Jawa Tengah, Aufrida Kriswati menyatakan setiap guru nantinya menerima tunjangan senilai Rp 150.000/bulan.

“Anggaran dananya sudah dialokasikan dalam APBD Jateng 2010,” katanya di Semarang akhir pekan lalu.

Tunjangan terhadap guru wiyata bakti (WB), lanjut ia akan diberikan selama kurun waktu satu tahun tahun ditambah bulan atau sebanyak 13 kali.

Lebaih lanjut Aufrida menjelaskan jumlah 42.000 guru WB berdasarkan usulan dari masing-masing kabupaten/kota, Disdik Jawa Tengah (Jateng) hanya sebatas mengakomodasi.

“Jadi Disdik Jateng tak menentukan kuota guru WB, namun dari usulan kabupaten/kota. Kami hanya rekap, kemudian diusulkan kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.

Menurut ia, jumlah guru WB menerima tunjangan peningkatan kesejahteraan 2010 menurun dibandingkan tahun 2009 lalu tercatat sebanyak 47 ribu orang.

Penyebab penurunan, karena sebagian guru WB telah diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau mereka sudah masuk program sertifikasi.

“Adanya tunjangan kesejahteraan bagi guru WB ini berharap bisa termotivasi mereka untuk mensukseskan kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Terpisah Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Mahmud Mahfudz berharap tunjangan kesejahteraan terhadap guru WB tak hanya dibebankan kepada Pemrov Jateng saja.

“Pemerintah kabupaten/kota juga harus ikut mendukung. Sehingga kesejehteraan guru WB meningkat,” ujar dia.

oto

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…