Minggu, 31 Januari 2010 14:30 WIB News Share :

6 Mahasiswa UIN tersesat di Gunung Salak ditemukan

Bogor–Enam mahasiswa pecinta alam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang tersesat di Gunung Salak, sejak Jumat, dilaporkan berhasil ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (31/1).

Informasi keenam mahasiswa itu telah ditemukan, disampaikan Iwan Firdaus koordinator tim penolong yang membacakan layanan pesan singkat (SMS) dari Aziz anggota tim SAR di lokasi penemuan.

“Tepat (Minggu) pukul 11.45 WIB tim rescue di bawah komando Aziz menemukan enam mahasiswa tersebut. Kami sedang menarik teman-teman, dan kondisi aman terkendali,” kata Iwan.

Enam mahasiswa pecinta alam UIN Sunan Kalijaga (Mapalaska) Yogyakarta itu adalah Febri alias Pelor, Wildan alias Brutus, Adit alias Gobleng, Zaki alias Pokker, Urham, dan Unan.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Tomex Kurniawan mengatakan hilangnya mahasiswa pecinta alam asal Yogyakarta ini merupakan kejadian yang pertama di wilayah hukumnya.

“Selama ini kasus (hilangnya pecita alam di Gunung Salak) lebih sering di wilayah Kabupaten Sukabumi. Tetapi (kasus saat ini) jaraknya lebih dekat dengan Kabupaten Bogor,” katanya.

Menurut Tomex, pihaknya telah menyiapkan ambulan, dan untuk mendukung proses evakuasi diterjunkan 21 anggota kepolisian yang siaga di lokasi.

Ia menyebutkan posisi enam mahasiswa tersebut ketika ditemukan berada pada 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan jarak tempuh menuju lokasi evakuasi lima jam.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…