Sabtu, 30 Januari 2010 11:55 WIB Lifestyle,Kesehatan Share :

Obesitas undang penyakit

Masalah kegemukan tak melulu dianggap merusak penampilan. Penumpukan lemak atau kegemukan yang berlebihan alias obesitas juga berbahaya karena mengundang banyak penyakit. “Belakangan banyak penderita obesitas mengalami kasus batu kandung empedu dan batu kandung kemih,” sebut dr Erna Adi Kuncoro dari Rumah Sakit Panti Waluyo, Solo.
Dari sisi medis, penumpukan lemak berlebih di tubuh mengakibatkan gangguan proses metabolisme. Apabila gumpalan lemak ikut mengalir dalam darah, gumpalan ini bisa saja menyumbat salah satu pembuluh darah utama. Contohnya jika, lemak menyumbat aliran darah ke otak maka penderita obesitas bisa mengalami stroke.
Gumpalan lemak yang menyumbat aliran darah ke jantung bisa mengakibatkan jantung koroner. Lemak yang menempel di pembuluh darah juga potensial mempersempit aliran darah dan akhirnya menyebabkan tekanan darah tinggi. Berbagai penyakit gangguan metabolisme juga rentan dialami oleh penderita obesitas. Sebut saja gangguan seperti diabetes tipe 2 dan asam urat.
Pada penderita obesitas, lemak tak hanya gemar berkumpul di daerah sekitar perut atau pinggul. Dalam banyak kasus, lemak tubuh malah juga hobi berkumpul di beberapa organ tubuh seperti pada kantung empedu dan kandung kemih. Melalui proses yang lama, timbunan lemak ini mengkristal dan mengganggu kinerja organ tubuh.
Tak cukup sampai di situ, berat badan berlebih juga membebani tulang sebagai penyangga tubuh. Tak heran, banyak penderita obesitas yang mengalami keropos tulang serta gangguan sendi. “Gangguan pada tulang dan sendi ini bisa ditandai dengan nyeri di punggung bagian bawah, lutut dan tumit.”
Yang lebih parah lagi, potensi kanker usus besar (colon) juga kerap menghampiri penderita obesitas. Menurut dr Erna, kanker usus besar terjadi lantaran lemak yang berlebih dalam usus tak mampu terserap sempurna. Alhasil, sebagian lemak menempel di dinding usus dan mengakibatkan plaque pada dinding usus. Plaque inilah yang kemudian berkembang menjadi kanker usus.
Gangguan kesehatan lain yang juga harus diwaspadai oleh penderita obesitas adalah tidur apneu, yaitu kegagalan bernafas secara normal saat tidur.

Oleh: Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…