Jumat, 29 Januari 2010 20:30 WIB Hukum Share :

Terpeleset, siswa SD tenggelam

Solo (Espso)–Peristiwa tragis dialami bocah kelas 1 Sekolah Dasar (SD), Dio Andi Prabowo, 7, warga Dadapan, RT 5/RW XIII, Sangkrah.

Dio tenggelam di sungai saat dirinya berniat buang air besar di sungai yang terletak tak jauh dari rumahnya, Jumat (29/1).

Informasi yang diperoleh Espos di lokasi kejadian, peristiwa menyedihkan tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. saat itu putra pasangan Supriyanti, 29 dan Samidi, 35 tersebut bilang hendak buang air besar di sungai. Tak seperti biasanya, setiap ingin buang air besar di kali, dirinya selalu ditemani oleh keluarganya. Namun kali ini saat itu ayah korban, Samidi sedang makan siang, sehingga akhirnya korban berangkat sendirian.

Setelah beberapa lama, tak terlihat batang hidungnya, kedua orangtua Dio pun khawatir dan bermaksud mencari korban yang tidak juga kembali.

Samidi yang panik, kemudian mencari korban ke lokasi, namun Dio sudah tidak berada di tempat. Karena tidak menemukan anaknya, Samidi akhirnya mencari ke rumah kakek korban, Misdi, 52, yang letaknya berdekatan dengan rumah miliknya.
Sesampainya di rumah Misdi, ayah korban juga tidak menemukan anak lelakinya tersebut. Beberapa saat kemudian, melalui laporan dari salah seorang pemancing, Giman, yang mengatakan bahwa ada orang yang tenggelam.

“Giman memberitahukan jika ada orang yang tenggelam dan melambai-lambaikan tangannya,” terang kakek korban, Masdi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian. Mendengar ada orang yang tenggelam, orangtua korban langsung shock dan lemas.

Menurut Masdi,kejadian yang menimpa cucunya tersebut diduga karena selepas buang air korban yang mencoba naik ke permukaan, namun karena kondisi jalan yang licin akhirnya korban tergelincir dan tenggelam.

Berdasar pantauan Espos di lokasi kejadian, warga yang mengetahui hal tersebut segera melakukan pencarian. Sementara tim Search and Rescue (UNS) dari UNS yang didatangkan juga ikut melakukan pencarian.

Hingga pukul 17.00 WIB, korban yang merupakan pelajar SD Negeri II Sawahan tersebut juga belum ditemukan. Sementara orangtua korban masih terlihat panik dan belum bisa dimintai keterangan.

Menurut Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Edwin Arthadinata mewakili Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto, saat dihubungi Espos, kejadian yang dialami korban tersebut akibat terpeleset dari sungai.

m89

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…