Jumat, 29 Januari 2010 19:47 WIB Hukum Share :

Polwiltabes Surabaya tangkap perampok

Surabaya–Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Surabaya menangkap dua pelaku perampokan, satu di antaranya tewas.

Dari tangan Ha (46) dan Sy (46), petugas mengamankan sepucuk senjata api, uang, dan tas.
“Mereka penjahat kelas kakap dan melakukan aksinya sudah setahun di Jakarta dan Bandung,” kata Kepala Polwiltabes Surabaya, Kombes Pol. Ike Edwin, di Surabaya, Jumat (29/1).

Ia menjelaskan, kronologi penangkapan keduanya bermula dari informasi masyarakat mengenai kasus perampokan di jalanan di Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Kemudian dia memerintahkan anak buah memantau keberadaan pelaku di Perumahan Pondok Candra, Sidoarjo.

Saat petugas melakukan pengintaian di perumahan itu, pelaku menyerang dengan memuntahkan peluru ke arah petugas.

Petugas pun membalas serangan pelaku. Salah satu peluru yang dimuntahkan dari senjata petugas mengenai Ha hingga tewas di lokasi penangkapan.

Saat dimintai keterangan di Mapolwiltabes Surabaya, setiap menjalankan aksinya merampok para nasabah bank, Sy mengaku, dibantu dua teman Ha, yakni Dn dan Ba.

Kapolwitabes mengimbau warga untuk terus waspada terhadap tindakan kejahatan. “Kepada masyarakat yang hendak mengambil uang di bank, harap minta bantuan pengawalan dari petugas kepolisian,” kata Ike.

ant/fid

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…