Kamis, 28 Januari 2010 12:34 WIB News Share :

Tifatul
UN, tawuran pelajar turun drastis

Jakarta–Pemerintah beralasan, ujian nasional (UN) mempunyai sisi positif jika terus dilakukan. UN dapat mencegah para pelajar melakukan tawuran.

“Tawuran pelajar di Jakarta turun drastis sejak adanya ujian nasional. Bagus kan kalau demikian?” ujar Menkominfo Tifatul Sembiring.

Tifatul menyampaikan itu ketika memberikan sambutan dalam diskusi publik bertajuk ‘Ujian Nasional sebagai Alat Evaluasi Keberhasilan Pendidikan’ di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (28/1).

Meski menyatakan tawuran pelajar turun drastis, Tifatul tidak memberikan data detail tentang angka penurunan tawuran pelajar.

Tifatul menegaskan UN juga bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan, apakah sistem sudah berhasil atau tidak. “Kalau tidak demikian, lalu bagaimana cara mengevaluasi keberhasilan?” tanya politisi PKS ini.

Tifatul tidak sependapat jika UN dinilai melanggar HAM. “Loh kalau melanggar HAM, berarti negara-negara lain seperti Singapura, Malaysia juga melanggar HAM dong. Ajukan mereka ke Mahkamah Internasional,” tegas Tifatul.

Tapi sistem pendidikan di RI belum semerata negara lain? “Kalau soal itu, ya tanyakan ke Mendiknas,” kata dia.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…