Kamis, 28 Januari 2010 23:59 WIB Solo Share :

Pilkada Solo, PDIP buka pintu koalisi


Solo (Espos)–
DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo segera membentuk tim sukses untuk memenangkan pasangan incumbent Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jokowi-Rudy) dalam Pilkada.

Langkah tersebut dilakukan setelah DPC PDIP Solo menerima secara resmi rekomendasi DPP PDIP terkait pencalonan pasangan incumbent itu dalam Pilkada. Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, Windu Winarso, dalam keterangan resminya, Kamis (28/1), menuturkan, pihaknya segera mempersiapkan segala persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran pasangan tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Selain itu, DPC PDIP juga akan segera membentuk tim pemenangan Pilkada Solo. “Langkah ini kami lakukan segera, setelah rekomendasi dari DPP PDIP kami terima pada Rabu (27/1),” tandasnya di kantor Sekretariat DPC PDIP Solo.

Dalam rekomendasi DPP PDIP bernomor 3118/IN/DPP/I/2010, pasangan incumbent itu direstui untuk maju dalam Pilkada Solo. Surat yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo dan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung itu juga meminta agar seluruh kader, aktivis dan anggota partai mengamankan dan memperjuangkan terpilihnya Jokowi-Rudy.

“Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas keluar dari kebijakan ini akan diberikan sanksi organisasi,” tegas Tjahjo dalam suratnya.

Saat ditanya soal kesediaan Jokowi yang hingga kemarin belum diketahui secara resmi oleh publik, Windu menegaskan, DPC berpatokan pada pernyataan saat ada di Rakercabsus akhir tahun lalu. Dalam Rakercabsus, beber Windu, keduanya telah ditanya sebagai kader dan akan dipasangkan. “Mereka mengaku siap sebagai kader. PDIP menganggap cukup bagi keduanya untuk menyanggupkan diri,” urai Windu.

Menambahi keterangan itu, Sekretaris DPC PDIP Solo, ST Hendratno, mengatakan, ada kemungkinan Jokowi menyampaikan keterangan secara resmi soal maju tidaknya dirinya pada Jumat (29/1) ini. Keterangan itu disampaikan di Ngarsopuro, Jumat (29/1) pukul 13.00 WIB.

Saat ditanya apakah PDIP akan maju sendiri tanpa koalisi, Windu membeberkan keterbukaan partainya untuk berkoalisi. Dia juga menegaskan, sifat koalisi tidak hanya jangka pendek, namun jangka panjang. “Tujuan koalisi ke depan untuk mensukseskan program-program pemerintahan,” katanya.

haa

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…