Kamis, 28 Januari 2010 19:54 WIB Ekonomi Share :

2009, Realisasi KUR Soloraya anjlok

Solo (Espos)–Tahun 2009, kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan perbankan di Soloraya mengalami penurunan yang cukup drastis.

Jika posisi Desember 2008 KUR yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mencapai Rp 225,5 miliar, pada periode yang sama tahun 2009 lalu hanya berkisar pada angka Rp 105,8 miliar, dengan pertumbuhan year to date (ytd) sebesar 52,44%.

Sementara, jumlah debitur pemanfaat KUR juga mengalami penurunan, yakni 55.176 debitur pada posisi 2008 dan Desember 2009 hanya 33.558 debitur.

Pemimpin Bank Indonesia (BI) Solo, Dewi Setyowati, saat ditemui Espos di sela-sela agenda sosialisasi ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA), Rabu (27/1), membenarkan bahwa penyaluran KUR pada posisi akhir tahun 2009 mengalami penurunan yang cukup drastis jika dibanding dengan penyaluran KUR pada periode yang sama tahun 2008.

Dari data ekonomi dan perbankan eks-Karesidenan Surakarta yang diterbitkan BI Solo, penyaluran KUR selama triwulan I 2009 berada pada posisi Rp 195,2 miliar dengan pertumbuhan ytd hanya 1,89%. Kemudian, triwulan II tersalur Rp 181,06 miliar dengan pertumbuhan ytd 18,63%. Sementara, triwulan III penyaluran KUR kembali mengalami penurunan jika dibanding triwulan II yakni hanya Rp 177,5 miliar. Posisi ini kembali menurun, di mana per November KUR terealisasi Rp 152,8 miliar.

Dewi menyampaikan, pelaku UMKM terutama pelaku yang kesulitan mengakses kredit perbankan memang diarahkan agar bisa memanfaatkan dana bergulir dari pemerintah. Karena, lanjutnya, kendati saat ini kredit perbankan didominasi kredit UMKM, bank pun tetap berhati-hati untuk menyalurkan kredit.

Disampaikannya, saat ini KUR dikelola masing-masing perbankan. Ke depan, tambahnya, perbankan akan tetap memperluas penyaluran KUR, di mana ketentuan-ketentuan penyaluran ini akan lebih longgar lagi, dengan harapan pelaku UMKM akan lebih mudah memanfaatkan KUR.

haw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…