UNS perketat penerimaan mahasiswa Pascasarjana

Solo (Espos)–Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memperketat penerimaan mahasiswa baru program doctor (S3) dan magister (S2), terkait hal tersebut UNS mengintegrasikan pelayanan secara SPMB online.

Menurut Pembantu Rektor I UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS, berbeda dengan tahun sebelumnya masing-masing fakultas dapat melakukan penerimaan mahasiswa program magister secara mandiri di masing-masing, namun tahun ini pihaknya mengintegrasikan sejumlah program melalui sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) secara online.

Dia mengatakan, dalam setahun pihaknya membuka lima kali periode tes dan pendaftaran yang pada bulan Januari, April, Mei, Juli dan November. Selain mengadakan tes tertulis, sambung dia, masing-masing program jurusan akan memberlakukan tes wawancara.

“Selain diuji kemampuan bahasa Inggris, calon mahasiswa S2 maupun S3 harus memenuhi materi tes potensi akademik,” jelasnya ketika dijumpai wartawan di Perpustakaan Pusat UNS, Rabu (27/1).

Dia mengatakan, pada tahap pertama ada sejumlah 345 peserta untuk program S2 dan 14 orang yang mendaftar program S3. Menurutnya, penerimaan mahasiswa tersebut tidak ditentukan berapa kuota yang harus terpenuhi tetapi kualitas secara akademik calon mahasiswa.

Penyelenggaraan sistem online tersebut, sambung dia diberlakukan untuk pendaftaran 28 program S2 dan tujuh program S3.

“Tidak tergantung pada kuota, tetapi kami menyeleksi calon mahasiswa sesuai dengan kemampuan akademiknya,” jelas dia.

Sementara itu, menurut Direktur Pascasarjana UNS, Prof Drs Suranto MSc PhD, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berupaya merealisasikan program double degree untuk program bioteknologi dan bioinformatika yang rencananya melibatkan universsitas di Australia.

das

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »