Rabu, 27 Januari 2010 12:07 WIB News Share :

Testimoni Susno pecah belah Polri

Jakarta–Testimoni mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menimbulkan pro kontra di tubuh Polri. Personel Polri terbelah antara menilai Susno pembangkang atau bukan.

“Pro kontra bukan di lembaga, tapi di personel. Ada yang bilang oke dan ada yang bilang pembangkangan, dan menyebutkan bila itu sebuah dosa dan tidak profesional,” jelas anggota Kompolnas Novel Ali melalui telepon, Rabu (27/1).

Menurut dia, pro kontra itu akan menimbulkan sebuah dinamika. Tindakan Susno bisa menimbulkan efek tiru di tubuh kepolisian. “Tindakannya juga bisa ditiru di level bintara dan perwira menengah,” kata Novel.

Menyikapi tindakan Susno ini, dia menyarankan Polri jangan memberikan reaksi berlebihan. “Kapolri harus berhati-hati dan tidak salah langkah,” imbuhnya.

Susno, menurut Novel, mengalami perubahan pandangan di mata publik. Dahulu dia dilihat dengan prasangka buruk, kini justru dipandang pahlawan oleh sebagian orang.

“Mesti ada mekanisme internal, dan dinilai apakah langkah Susno baik atau tidak. Karena apa pun yang disampaikan Susno, baik atau tidak seperti halnya jamu, pahit tapi menyehatkan,” tutupnya.

dtc/isw

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…