Rabu, 27 Januari 2010 14:27 WIB News Share :

SBY ingatkan pendemo 28 Januari waspada penyusup


Jakarta-
-Presiden SBY menyambut baik demo besar-besaran menyambut 100 Hari Pemerintahan SBY pada 28 Januari 2010. SBY berpesan agar pendemo menjaga diri dari hal-hal yang kontraproduktif.

“Harapan kita bersama untuk demo besok hendaknya semua menjaga diri dan menjaga jangan sampai ada hal-hal yang kontraproduktif. Karena, kalau nanti ternyata disusupi atau ada kelompok-kelompok lain yang kita tidak tahu dari mana mereka yang mengambil kesempatan, itu yang disayangkan,” kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri, Julian Aldrin Pasha.

Hal ini disampaikan dia di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).

Menurut dia, SBY tidak melarang demo sejauh masih dalam koridor hukum.

“Jadi tentu saja Presiden menerima kalau ada aksi demo atau yang lain sejauh itu pada koridor hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Julian menegaskan kunjungan Presiden ke Banten besok bukan untuk menghindari demo.

“Itu sudah diagendakan lama karena peresmian listrik tenaga uap kan sudah merupakan salah satu jadwal yang sudah direncanakan. Sama sekali tidak ada niat menghindar,” kata Julian.

Apa ada keinginan SBY menjelaskan ke pihak-pihak yang tidak puas? “Sampai saat ini tidak. Karena tidak ada alasan tidak puas yang dilaporkan,” sahut Julian.

Selama ini, menurut dia, laporan yang ada menunjukkan kinerja pemerintahan cukup memuaskan, baik bidang ekonomi, kesra, dan polhukam. “Sudah 80 persen tercapai pada hari ke-75 dan itu akan menjadi lebih baik capaiannya pada 100 hari nanti,” kata Julian.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…