Rabu, 27 Januari 2010 12:16 WIB News Share :

Rekanan Bank terlibat pembobolan rekening

Jakarta–Polisi menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan oknum perusahaan yang menjadi rekanan bank dalam kasus pembobolan rekening nasabah bank yang marak akhir-akhir ini.

“Kemungkinan ke arah situ (keterlibatan rekanan bank) bisa saja,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Komisaris Besar Boy Rafli, Rabu (27/1).

Namun, polisi enggan berspekulasi dalam kasus tersebut sebelum menemukan bukti yang kuat dalam keterlibatan mereka itu. “Belum ada fakta yang kuat,” jelas Boy.

Sumber di kepolisian menuturkan, polisi masih mendalami dugaan keterlibatan perusahaan rekanan bank dari yang membuat merchant, pembuat ATM ataupun dari perusahaan pengangkut uang.

Dalam kasus pembobolan ATM dengan modus konvensional, polisi menangkap 5 tersangka. Seorang pelaku berinisial AT, masih buron. “AT ini pernah bekerja di perusahaan rekanan bank,” kata sumber itu.

AT diduga mengetahui banyak tentang mesin ATM tersebut. Karena dalam aksinya, AT bersembunyi di balik ATM untuk mengambil kartu ATM para nasabah.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…