Rabu, 27 Januari 2010 16:57 WIB Solo Share :

Puluhan aktivis Solo tuding Boediono& Sri Mulyani penghianat

Solo (Espos)–Puluhan aktivis muslim yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Soloraya, Rabu (27/1), melakukan unjuk rasa. Mereka menyerukan penerapan syariah dan khilafah di Tanah Air.

Seruan tersebut sebagai solusi dari persoalan bangsa yang bersumber pada penerapan ideologi kapitalisme oleh rezim berkuasa. Unjuk rasa dimulai dengan pekikan lantang takbir, dilanjutkan teatrikal kronologi bailout Bank Century Rp 6,7 triliun.

Dalam aksinya, aktivis BKLDK membentangkan spanduks dan poster bertuliskan protes tentang lahirnya skandal Bank Century. Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dituding sebagai pengkhianat lantaran memegang peran sentral dalam lahirnya kebijakan bailout.

BKLDK menilai, Century gate sebagai sinyal kematian Indonesia.
Untuk mencegah semakin terpuruknya bangsa, harus dengan penegakkan Islam, serta pergantian sistem dan rezim penguasa. Korlap aksi, Wahyu Mujahid, kepada wartawan menyampaikan, sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja 100 hari pertama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

kur

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…