Rabu, 27 Januari 2010 12:50 WIB Sport,Solo Share :

PERSIS Solo ajukan banding pada PSSI


Solo–
Tim Persis Solo mengajukan banding pada PSSI menyusul sanksi yang diberikan saat menjadi tuan rumah pada pertandingan sepak bola Kompetisi Liga Divisi Utama ketika menjamu  Persiba Bantul beberapa waktu lalu.

Sekretaris Umum Pengcab PSSI Solo Ruhban Ruzziyatno di Solo, Rabu mengatakan, telah melayangkan surat ke PSSI untuk masalah tersebut, karena sanksi tersebut jelas sangat merugikan apalagi dalam pertandingan kandang nanti tidak boleh tanpa penonton.

“Besok saya ke Jakarta menghadiri pertemuan manajer, kesempatan itu sekaligus kami gunakan untuk mengurus sanksi dari Komdisi PSSI atau banding dan mendaftarkan pemain baru Persis,” katanya.

Persis Solo mendapat sanksi dari PSSI di antaranya menggelar satu laga kandang tanpa penonton. Sanksi diberikan karena ulah penonton melemparkan petasan ke lapangan saat Persis menjamu Persiba Bantul dan Pro Duta FC Sleman.

“Masalah ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik dan itu hanya ulah segelintir penonton saja dan setelah ditangani juga tidak ada kejadian apa-apa baik di dalam stadion maupun di luar,” jelasnya.

Dia mengatakan, Persis dalam mengikuti kompetisi ini jelas dilakukan secara profesional, karena sudah tidak lagi mengandalkan uang dari APBD Pemerintah Kota Surakarta, tetapi mengandalkan dari penjualan karcis kepada penonton.

“Jika kami diberi sanksi dalam pertandingan tuan rumah tidak boleh ada penonton, jelas ini sangat berat, karena pemasukan kami untuk membayar pemain dari penonton. Untuk itu kami berharap PSSI bisa mengerti kondisi Persis sekarang ini, jangan asal memberikan hukuman,” katanya.

Menyinggung penambahan pemain asing, Ruhban mengatakan, sebenarnya dari pihak Manajemen Persis sejak awal sudah tidak akan menambah pemain asing untuk memperkuat kesebelasan ini karena tidak ada dana, kecuali ada yang menyumbang.

“Masa ada orang yang menyumbangkan pemain, tidak kita terima padahal juga membutuhkan dan pemain itu yang membayar dari pihak penyumbang yaitu para pengusaha di Solo yang peduli sepak bola,” kata Ruhban.

Ketiga pemain yang dibiayai dari pengusaha di Solo yakni Alberto Paredes (depan), Charles Uchenna (belakang) dan Joko Rusmanto (belakang).

“Ya mudah-mudahan dalam pertandingan mendatang, ketiga pemain ini sudah bisa diturunkan,” katanya.

ant/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…