Rabu, 27 Januari 2010 14:31 WIB Hukum Share :

Perampok gasak RP 35 juta milik nasabah BCA

Temanggung–Dua orang pencuri menggasak uang nasabah Bank BCA Cabang Temanggung, Jawa Tengah, sebanyak Rp 35 juta setelah menembakkan paku ke ban mobil kijang yang dikendarai korban, Diyono (50), Rabu (27/1).

Sekitar pukul 10:00 WIB, korban yang baru saja mengambil uang di Bank BCA Temanggung hendak pulang ke rumahnya di Kranggan, Kabupaten Temanggung, dengan mengendarai mobil kijang miliknya bernomor polisi AA 8669 FE.

Saat kendaraan itu melaju di Jalan Sri Suwarno, di depan Pasar Burung Temanggung, korban merasakan ban belakang sebelah kiri kempes. Korban kemudian turun dari mobil dan memeriksa ban.

Ketika itu, kata Diyono, pencuri masuk ke mobil dan mengambil uang di tas plastik yang diletakkan korban di bawah kemudi.

“Saat itu ada orang di pinggir jalan yang memberitahu saya bahwa ada orang mengambil sesuatu dari dalam mobil lewat pintu depan sebelah kanan dan ternyata uang yang mau saya gunakan untuk menebus dagangan itu sudah lenyap,” kata Diyono yang bekerja sebagai pedagang hasil bumi di Pasar Kranggan itu.

Ia mengaku, tidak mengenali ciri-ciri pelaku karena setelah mengambil uang itu pelaku cepat kabur.

Beberapa saksi mengatakan, pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria warna putih dengan nomor polisi yang belum diketahui.

Korban memperkirakan, dirinya telah dibuntuti pelaku sejak keluar dari Bank BCA.

Ia mengaku, sudah dua kali mengalami percobaan pencurian dengan modus yang hampir sama pada 2008, di daerah Terminal Temanggung.

Waktu itu, katanya, ban mobilnya ditusuk dengan obeng oleh orang tidak dikenal tetapi tidak bocor sehingga dirinya selamat sampai di rumah.

Kepala Polres Temanggung, AKBP Anthony Agustinus Koylal, membenarkan kejadian tersebut.

Diduga, katanya, pelaku telah menembakkan paku ke ban mobil korban sebelum mengambil uang itu.

“Pencuri telah memanfaatkan kelengahan korban untuk mengambil uang yang ditaruh di mobil dengan pintu yang tidak terkunci tersebut. Kami sedang menyelidiki modus penembakan paku ini dan kami belum mengetahui jenis alat seperti apa yang digunakan,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…