Rabu, 27 Januari 2010 11:32 WIB News Share :

KSAD
Demo 28 Januari takkan anarkis


Jakarta–
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal George Toisutta memprediksi demo besar-besaran yang akan digelar 28 Januari 2010 berlangsung damai. Namun, TNI AD siap membantu Kepolisian.

“Kita sangat optimis bahwa aksi itu akan berjalan sangat bagus tanpa pelanggaran hukum,” kata George usai membuka Rapim TNI AD di Mabes TNI AD, Jalan Veteran V, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).

Menurut dia, demo tersebut tidak akan menimbulkan sesuatu yang besar karena aksi itu dimotori para cendekiawan dan calon pemimpin di masa depan.

“Oleh karena itu, tidak akan membuat tindakan yang anarkis atau apa pun yang merugikan masyarakat,” ujar dia.

George mengatakan TNI AD tidak melakukan persiapan khusus. Sebab, pengamanan demo adalah tugas dari Kepolisian. “Tetapi kapan pun kita diminta untuk membantu, kita akan selalu siap membantu Kepolisian,” kata George.

Berapa personel yang akan disiapkan? “Tidak ada eskalasi yang tiba-tiba langsung tajam. Yang jelas, berapa pun diminta kami siap karena itu tugas negara,” jawab dia.

George juga membantah TNI telah menyiapkan Kopassus guna mengantisipasi demo. “Kopassus itu disiapkan untuk latihan dan tidak ada kaitannya dengan aksi 28 besok,” cetus George.

Dalam kesempatan itu, George juga menyampaikan rapim TNI yang dipimpinnya diikuti oleh 114 perwira tinggi TNI AD dan membahas tentang solidaritas dan profesionalisme keprajuritan yang mantap.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….