Rabu, 27 Januari 2010 22:59 WIB Hukum Share :

Kasus Bantuan Persis, Kesaksian staff Bawasda ditutup-tutupi


Solo (Espos)-
-Proses penyelidikan atas kasus dana bantuan APBD 2007 untuk Persis Solo kembali bergulir, di Mapoltabes Solo, Rabu (27/1).

Penyelidik Poltabes Solo mengalami kesulitan dalam melakukan pemeriksaan terhadap staff Bawasda. Hal tersebut disebabkan para saksi yang berasal dari staff Bawasda selalu menjawab tidak tahu terkait pertanyaan penyelidik Tipikor Poltabes Solo mengenai laporan audit yang dilaksanakan antara Bawasda dengan BPKP Jateng.

Menurut informasi yang diperoleh di Mapoltabes Solo, pemeriksaan dilakukan kepada dua staff instansi Bawasda, yaitu Kasubag Administrasi dan Umum, Badri Sutijono serta Staff Sekretariat Subbag Umum, Arida Nur Aini.

Menurut Kanit Tipikor Poltabes Solo, Akp Sugeng Dwiyanto mewakil Kasatreskrim Solo, Kompol Susilo Utomo, dan Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto, pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan pemeriksaan terhadap para staff Bawasda tersebut. Pernyataan para saksi dalam pemeriksaan tersebut terkesan ditutup-tutupi. “Dari tujuh saksi yang telah menjalani pemeriksaan, semuanya menjawab tidak tahu tentang hasil ritma tersebut,” terang Sugeng saat ditemui Espos di Mapoltabes Solo.

m89

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…