Rabu, 27 Januari 2010 14:53 WIB News Share :

Istana tak perintahkan hentikan kasus Century

Jakarta–Pihak Istana menyangkal memerintahkan Mabes Polri agar menghentikan penyidikan kasus Century karena Boediono akan dilantik menjadi Wapres.

“Nggak ada sama sekali,” ujar Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).

Menurut Julian, Presiden SBY juga belum menanggapi isi testimoni Susno yang menyalahkan SBY dan menyudutkan Boediono itu.

“Belum ada komentar,” katanya.

Julian juga menambahkan, Presiden SBY tidak akan memanggil Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) terkait testimoni yang menghebohkan itu.

Anggota Pansus Hak Angket Century Andi Rahmat, Selasa (26/1), menyatakan Susno membagikan testimoni seusai diperiksa Pansus Century pada 20 Januari lalu. Isinya, menurut Andi, antara lain perihal pengusutan kasus Century oleh Bareskrim Polri yang dihentikan karena mengarah pada Wapres Boediono yang akan dilantik.

Selain itu juga, masih menurut Andi, ada isi testimoni yang menyalahkan Presiden SBY, dan juga menyinggung kasus kriminalisasi atas pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Namun Susno membantah bila yang diberikan ke Pansus DPR adalah testimoni. Dia mengaku yang diserahkannya adalah data. Catatan yang terbawa yang ikut diserahkannya adalah konsep buku yang tengah dibuat seseorang untuk dirinya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…