Rabu, 27 Januari 2010 17:45 WIB Kesehatan Share :

Belanja bisa picu depresi

Saat memasuki sebuah toko, Anda biasanya dihadapkan dengan banyak pilihan produk. Namun, kondisi ini seringkali justru membuat Anda merasa bingung untuk memilih produk yang tepat. Apalagi saat berada di sebuah pusat perbelanjaan besar.

Bahkan tak hanya bingung, banyaknya pilihan saat berbelanja juga dapat memicu depresi.

“Kebingungan bisa membuat seseorang menderita. Penderitaan itu didasari karena rasa ketakutan membuat pilihan yang salah. Ketika salah memilih maka bisa memicu timbulnya rasa penyesalan,” kata Profesor Hazel Rose Marcus, psikolog dari Stanford-University, Amerika Serikat, seperti dikutip dari laman Daily Mail.

Menurut Marcus, depresi saat berbelanja bisa muncul akibat akumulasi kebingungan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, seseorang tidak hanya dihadapkan pada banyak pilihan saat berbelanja. Tetapi juga aspek kehidupan lainnya seperti karir dan percintaan. Ketidakpastian dan ketakutan membuat pilihan yang salah inilah yang kemudian bisa berakumulasi dan membuat depresi.

Memiliki banyak pilihan memang baik. Tetapi terlalu banyak pilihan, membuat orang cenderung mengalami kesulitan dan ketakutan. Menurut Marcus, dampaknya selanjutnya bisa depresi ringan atau dampak jangka panjang bisa menimbulkan rasa nyeri di kepala.

vivanews/fid

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…