internet
Selasa, 26 Januari 2010 15:20 WIB News Share :

SBY sindir pelayanan kesehatan


Cirebon–
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan paradigma pelayanan kesehatan masyarakat harus direformasi dari program pengobatan menjadi upaya pencegahan penyakit.

“Reformasi kesehatan harus dilakukan untuk mengubah paradigma
kesehatan dari hanya mengobati orang sakit, tetapi harus ada upaya dengan sistem, program, dan kepemimpinan agar masyarakat tidak mudah sakit, sehingga tidak harus berobat,” kata Presiden saat peresmian sejumlah proyek infrastruktur di Cirebon, Selasa.

Menurut Presiden, pemerintah telah mengalihkan anggaran program
kesehatan untuk mencegah dan membantu yang sakit.

Usai acara peresmian yang bertempat di pintu tol Kanci – Pejagan, Presiden mengunjungi Puskesmas Larangan Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti di kota Cirebon.

Puskesmas Larangan merupakan Puskesmas dengan pelayanan terbaik
tingkat provinsi tahun 2008, tingkat kota tahun tahun 2007 dan tingkat nasional tahun 2008.

Puskesmas yang dipimpin dr Siska, setiap harinya melayani sekitar 300 orang dengan 7 bidan dan 40 karyawan, serta terdiri dari layanan anak dan ibu, umum, konseling paru-paru,  HIV dan Gigi.

Di Puskesmas itu, kepada sejumlah ibu-ibu yang sedang berada di
puskesmas itu Presiden mengatakan bahwa pemerintah memiliki tugas untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Negara dan pemerintah, termasuk pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten/kota, dinas-dinas kesehatan seluruh Indonesia memiliki tugas dan kewajiban untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Presiden mengatakan bahwa kehadirannya di puskesmas itu untuk
memastikan bahwa puskesmas fungsinya tidak hanya mengobati yang sakit.

“Puskesmas dengan jejaringnya harus berusaha pula untuk mencegah masyarakat itu mudah sakit. Jadi pencegahan itu penting. Setelah kita cegah dengan baik, terpaksa yang sakit kita obati,” katanya.

Presiden juga menerangkan kepada warga di puskesmas mengenai
pentingnya menjaga lingkungan rumah untuk mencegah berjangkitnya penyakit.

Selain didampingi Ibu Ani Yudhoyono, sejumlah menteri mengikuti
kunjungan kerja Presiden ini seperti Menko Kesra Agung Laksono, Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, Menhub Freddy Numberi dan Menegpora Andi Mallarangeng.

ant/isw

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…